Tampilkan postingan dengan label Artikel / bahan kotbah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel / bahan kotbah. Tampilkan semua postingan

Selasa, 02 Februari 2010

" Rencana keselamatan Allah yang sederhana. " (bag.2)

Keempat
Apabila Anda tidak percaya dalam Yesus yang telah mati menggantikan Anda, pasti Anda akan tinggal untuk selama-lamanya di dalam neraka. Jika Anda percaya kepada-Nya sebagai Juruselamat yang telah disalibkan, dikuburkan serta dibangkitkan, Anda menerima pengampunan atas segala dosa dan karunia keselamatan kekal karena iman. Anda berkata, "Tidak mungkin semudah itu !" Ya, memang semudah itu ! Ini sesuai Alkitab. Ini adalah rencana Allah.
Hai kawan, percayalah pada Yesus dan terimalah Dia sebagai Juruselamat-mu hari ini juga. Kalau rencana-Nya masih belum jelas bagi Anda, bacalah tulisan ini berulang-ulang tanpa berhenti sampai Anda mengerti. Jiwa Anda lebih berharga daripada seluruh dunia. "Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia, tetapi ia kehilangan nyawanya?" (Markus 8 : 36). Anda harus benar-benar pasti akan keselamatan pribadi ini. Apabila Anda kehilangan jiwa, Anda akan kehilangan surga dan kehilangan segala-galanya. Saya mohon dengan sangat, biarkanlah Allah selamatkan Anda saat ini juga! Kuasa Allah akan menyelamatkan Anda, tetapkan keselamatan Anda dan mungkinkan Anda untuk hidup sebagai orang Kristen yang selalu menang atas pencobaan.

Kelima
"Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan keluar, sehingga kamu dapat menanggungnya." (1 Korintus 10:13).
Jangan tergantung pada perasaan Anda. Perasaan itu selalu berubah. Berdirilah pada janji-janji Allah. Janji-janji Allah tidak pernah berubah. Setelah Anda selamat, ada tiga hal yang perlu dilakukan setiap hari untuk pertumbuhan iman:
1.Berdoa-Berbicara kepada Allah.
2.Bacalah Alkitab-Biarkan Allah berbicara.
3.Bersaksi-Anda berbicara bagi Allah.
Anda perlu dibaptis sesuai kepatuhan Anda pada Tuhan Yesus Kristus sebagai kesaksian pada khalayak ramai atas keselamatan Anda, dan kemudian bergabung secepatnya dengan gereja yang menjunjung tinggi Alkitab sebagai Firman Allah. "Jadi janganlah malu bersaksi tentang Tuhan kita. ....... " (2 Timotius 1 : 8).
"Setiap orang yang mengakui Aku di depan manusia, Aku juga akan mengakuinya di depan Bapa-Ku yang di sorga" (Matius 10:32).

Copyright: Robert Ford Porter, 1991
Bookmark and Share

" Rencana keselamatan Allah yang sederhana. " (bag.1)

Bookmark and Share
Hai Kawan! Saya akan mengajukan pertanyaan yang paling penting di dalam kehidupan ini. Kebahagiaan dan kesusahan Anda dari sekarang sampai selama-lamanya akan bergantung pada jawaban Anda. Pertanyaannya adalah: Apakah Anda sudah diselamatkan? Ini bukan pertanyaan tentang perbuatan baik Anda, bukan juga apakah Anda anggota gereja, tetapi apakah Anda sudah diselamatkan? Apakah Anda yakin akan masuk surga setelah meninggal dunia. Allah mengatakan bahwa untuk dapat masuk ke surga, Anda harus dilahirkan kembali. Dalam Yohanes 3:7, Yesus berkata kepada Nikodemus, "Kamu harus dilahirkan kembali." Dalam Alkitab, Allah memberikan rencana bagaimana caranya untuk dapat dilahirkan kembali yang berarti diselamatkan. Rencana-Nya sangat sederhana! Anda dapat diselamatkan hari ini juga. Bagaimana caranya? Pertama-tama kawanku, Anda harus sadar bahwa Anda adalah orang berdosa. "Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah" (Roma 3:23). Karena Anda adalah orang berdosa, Anda dipastikan akan mengalami maut. "Sebab upah dosa ialah maut" (Roma 6:23).

Pertama
Ini artinya pemisahan kekal dari Allah di dalam neraka. "... manusia ditetapkan untuk mati hanya satu kali saja, dan sesudah itu dihakimi" (Ibrani 9 : 27). Tetapi Allah sangat mengasihi Anda, Dia telah memberikan Anak-Nya yang tunggal, Yesus, untuk menanggung dosa Anda dan mati untuk Anda. ". . . Dia (Yesus) yang tidak mengenal dosa telah dibuat-Nya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah" (2 Korintus 5 : 21). Yesus harus meneteskan darah-Nya dan mati. "Karena nyawa makhluk ada di dalam darahnya..... " (Imamat 17 : 11). "...tanpa penumpahan darah tidak ada pengampunan" (Ibrani 9 : 22). "Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa" (Roma 5:8).
Meskipun kita tidak dapat mengerti bagaimana caranya, Allah berkata bahwa dosa-dosa saya dan Anda telah dibebankan pada Yesus dan Ia mati untuk kita. Dia dijadikan pengganti kita. Ini adalah kebenaran. Allah tidak dapat berbohong, Kawanku, "...sekarang Allah memberitakan kepada manusia, bahwa di mana-mana semua mereka harus bertobat" (Kis 17:30).

Kedua
Pertobatan ini adalah perubahan cara berpikir di mana seseorang mengaku dan setuju bahwa ia orang berdosa di hadapan Allah dan mengaku serta menerima apa yang telah dilakukan Yesus di atas kayu salib untuk kita semua. Dalam Kisah Para Rasul 16 : 30-31, penjaga penjara Filipi bertanya kepada Paulus dan Silas :..... Tuan-tuan, apakah yang harus aku perbuat supaya aku selamat?" Jawab mereka : Percayalah kepada Tuhan Yesus Knstus dan engkau akan selamat..... "
Percayalah pada-Nya sebagai seseorang yang telah menanggung dosa-dosa Anda, dan mati menggantikan Anda, dikuburkan, dan dibangkitkan kembali oleh Allah. Kebangkitan-Nya memastikan bahwa orang percaya dapat yakin akan kehidupan kekal saat menerima Yesus sebagai Juruselamat. "Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya " (Yohanes 1:12).
"Sebab barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan, akan diselamatkan" (Roma 10:13). Barangsiapa dalam kutipan di atas termasuk Anda. Akan diselamatkan bukan berarti mungkin, atau dapat, tetapi pasti diselamatkan.

Ketiga
Tentu Anda sadar bahwa Anda seorang berdosa. Saat ini juga, di manapun Anda berada, bertobatlah, angkatlah hatimu pada Allah dalam doa. Dalam Lukas 18 :13, seorang yang berdosa berdoa : ... Ya Allah, kasihanilah aku orang berdosa ini. "

Berdoalah :
"Ya Allah,aku tahu bahwa aku adalah orang berdosa.Aku percaya bahwa Yesus telah menggantikanaku waktu Dia mati di kayu salib.Aku percaya bahwa penumpahan darah-Nya,kematian-Nya,penguburan-Nya dan kebangkitan-Nya adalah untuk aku.Sekarang aku menerima-Nya sebagai Juruselamat-ku.Terima kasih atas pengampunan dosa-dosaku,pemberian keselamatan dan kehidupan yang kekal,karena rahmat dan anugerah-Mu.Amin."
Terimalah Firman Allah dan dapatkanlah keselamatan daripada-Nya dengan iman. Percayalah, maka Anda akan diselamatkan. Bukan gereja, perkumpulan atau pun perbuatan-perbuatan baik yang menyelamatkan Anda. Ingatlah, hanya Allah yang dapat melakukan karya keselamatan, secara menyeluruh! Rencana keselamatan Allah yang sederhana adalah: Anda orang berdosa.

" Menyembah Allah dalam Roh dan Kebenaran (bag.3) "

Jika didua bab sebelumnya kita membahas soal arti dan mengapa kita melakukan penyembahan, maka kali ini kita akan membahas hasil dari suatu penyembahan.

3. Hasil dari menjadi penyembah.
Lewat kisah robohnya tembok Yerikho karena puji-pujian, kita dapat melihat bahwa hasil dari penyembahan adalah kemenangan yang diberikan oleh Allah.Kemenangan atas apa saja?
a. Menang atas kemustahilan.
Yosua 6:20 mencatat robohnya tembok itu setelah segenap bangsa Israel bersorak-sorai. Sungguh suatu hal yang mustahil jika hanya suara sorak-sorai bangsa Israel dapat menghancurkan tembok setebal itu, sekalipun ada tafsiran yang mengatakan bahwa sorak-sorai bangsa Israel sedemikian gegap gempita sampai membuat getaran suara mereka mampu membuat tembok itu tersebut roboh. Kota Yerikho dikelilingi tembok setebal (kurang lebih) 6M dengan tinggi (kurang lebih) 14M. Kereta perangpun dapat melintas diatas tembok tersebut, mustahil jika dapat dirubuhkan menurut ukuran manusia, tapi tidak bagi Allah. Ia mengaruniakan bagi Israel karena ketaatan dan puji-pujian mereka.Hal yang sama juga dialami bangsa Israel ketika berperang melawan bangsa Gideon, Allah memberikan kemenangan bagi bangsa Israel meskipun mereka maju dengan 300 orang yang tidak takut berperang, dengan bersenjata obor, sangkakala dan buyung kosong melawan Midian yang jumlahnya "seperti belalang banyaknya". Sungguh suatu hal yang mustahil, tapi perhatikan saat Israel meneriakkan sorak pengagungan bagi Allah, Ia mengaruniakan sorak pengagungan bagi Allah. Kemenangan juga akan Allah karuniakan kepada kita jika kita menyembah Allah dengan hati yang taat. Ingat penyembahan adalah suatu cara hidup bukan ekspresi sesaat.

b. Menang atas roh-roh jahat.
1 Samuel 16:23 mengisahkan setiap kali roh jahat hinggap atas Saul, maka Daud mengambil kecapi dan memainkannya sehingga roh jahat itu undur daripada Saul. Tentu bukan petikan kecapi itu yang membuat Roh Jahat mundur tapi Allahlah yang memberikan kemenangan itu kepada Raja Daud, karena Daud memainkan musiknya disertai hati yang mengasihi Allah.

Selesai.........
Bookmark and Share

" Menyembah Allah dalam Roh dan Kebenaran (bag.2) "

Bookmark and Share
Jika di bab sebelumnya kita membahas arti dari penyembahan maka kita kali ini akan membahas, mengapa kita menyembah Tuhan?

2. Mengapa kita menyembah Tuhan.
a. Karena kita adalah ciptaanNya 
Allah menciptakan manusia menurut gambarNya (kej 1:26-27) bukannya tanpa maksud. Dan Ia (Allah) menghendaki penyembahan kepadaNya dari pihak kita (Mazmur 150:6), penyembahan bukanlah soal pilihan. Ketika menanggapi pencobaan ibliz (Mat4:10) Yesus mengutip Ul6:13 ("Engkau harus menyembah Tuhan AllahMu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!"). Dengan berkata demikian kepada ibliz, Ia berkuasa untuk memerintahkan kepada setiap mahkluk yang diciptakanNya.
b. Karena Tuhan adalah raja. 
Menyembah dikatakan atau dikonotasikan sebagai suatu sikap menghormati dan sujud kepada seorang Raja. Tuhan adalah Raja yang kekal (Maz10:16) dan kuat (Maz99:1-5;9), Dia layak menerima penyembahan yang murni dari hati kita.
c. Karena apa yang t'lah Allah perbuat kepada kita. 
Landasan penyembahan yang benar adalah penebusan, Allah t'lah menebus kita sehingga kita menjadi penyembah. Yesus berkata bahwa Anak Manusia (Yesus) datang kedunia untuk mencari dan menyelamatkan yang terhilang (Luk19:10). Dalam Yoh4:23 Tujuan Bapa mengutus Kristus untuk mencari dan menyelamatkan dengan tujuan khusus: untuk menghasilkan umat yang menyembah. Jadi tujuan utama kita dis'lamatkan agar kita menjadi umat penyembah sehingga hidup kita berkenan kepadaNya.

1 Petrus 2:9 mencatat betapa Allah t'lah mengasihi kita dengan maksud:
- "Mengeluarkan kita dari kegelapan kepada terangNya yang ajaib"  ,ini berbicara tentang karya penebusan Kristus yang t'lah menebus kita dari cara hidup yang sia-sia dan membawa kita berjalan dalam terangNya.
- "menjadikan kita umat pilihan Hal ini bicara soal anugrah, kita sebenarnya tidak layak dikasihani, namun sebalikNya Allah justru menjadikan kita sebagai umat pilihanNya.
- "menjadikan kita imamat yang rajani ini berbicara bahwa Allah tidak hanya mengangkat kita tapi juga menjadikan dan memberi wewenang atau kuasa kepada kita.
- "menjadikan kita bangsa yang kudus ini menunjukkan adanya sifat Illahi dalam orang-orang yang ditebusNya yang diberikanNya atau diwariskanNya kepada kita.
- "menjadikan kita umat milik Allah sendiri."  Ini berbicara bahwa Allah bukan hanya menebus kita tapi juga mengangkat derajat kita dari bukan bangsa pilihan Allah menjadi umat milik Allah.


Bersambung........ 

" Menyembah Allah dalam Roh dan Kebenaran (bag.1) "

Bookmark and Share
1. Arti dari penyembahan.
Perjanjian baru menggunakan beberapa kata penyembahan dua diantaranya adalah:
a. proskuneo, yang artinya mencium kearah tangan atau membungkuk. Ini artinya penyembahan harus dilakukan dengan sikap rendah hati (merendahkan diri).
b. latreuo, yang artinya memberikan dengan penghormatan.
Penyembahan adalah pengakuan akan martabat atau kekuasaan Allah yang MahaTinggi. Jadi jika kita berbicara mengenai penyembahan berarti kita berbicara tentang sesuatu yang diberikan kepada Allah, hasrat yang penuh dan tidak mementingkan diri sendiri untuk memberikan kepada Allah adalah hakekat dan inti dari penyembahan. Jadi cara hidup penyembahan adalah mati bagi diri sendiri (memberikan kehendak hidup kepada Allah) kemudian sikap lalu milik kita kepada Allah, jadi menyembah Allah adalah suatu gaya hidup yang harus dimiliki oleh anak-anak Tuhan.
Alkitab memberikan contoh pribadi yang memiliki kualitas hidup (karakter) sebagai penyembah, yaitu :
1.      Abraham 
Kejadian 22:5 
Kalimat tersebut jika anda baca diucapkan oleh Abraham saat ia akan naik ke gunung untuk mempersembahkan Ishak, putra tunggal yang kelahirannya t'lah dinantikan Abraham selama 25 tahun. Perhatikan Abraham menggunakan kata "sembahyang" saat ia bermaksud mengorbankan anak kesayangannya, seperti yang Allah minta, Abraham paham betul bahwa penyembahan adalah memberikan korban terbaik sesuai dengan kehendak Tuhan.
      2.  Ayub
      Ayub 1:20, 21
Kalimat tersebut keluar dari hati Ayub saat ia kehilangan seluruh harta benda dan kesepuluh orang anaknya, sungguh suatu kesulitan yang rasanya mustahil untuk bisa dipikul oleh ayub seorang diri. Tetapi perhatikan sikap Ayub saat ia kehilangan semua yang ia miliki dan ia kasihi, Ia tetap menyembah dan mengucapkan syukur kepada Allah. Ayub sepenuhnya menyadari bahwa Allah memegang  otoritas tertinggi dalam hidupnya, meyembah artinya tetap mengagungkan Tuhan dan mengucapkan syukur ditengah-tengah kesulitan, tetap memuji Allah saat badai sukacita melanda.
     3. Daud
     2 Samuel 12:19-20
Penyembahan ini terjadi saat setelah Anak Daud hasil perzinahannya dengan Batsyeba mati, Daud tetap menyembah Tuhan meski keinginannya agar bayi itu hidup tidak dikabulkan oleh Tuhan. Daud menyadari Allah mempunyai jalannya sendiri untuk menegakkan keadilan, meyembah berarti tetap mengakui kedaulatan Allah meski permohonan kita tak dikabulkan.

Tokoh-tokoh diatas memiliki kualitas hidup hidup sebagai penyembah dan hal itu membuat mereka memiliki Iman yang teguh karena selalu rindu untuk dekat kepada Tuhan, Tidakkah kita ingin memiliki hidup yang berkualitas seperti mereka.....??

Bersambung .......